Pages

Selasa, 05 Juni 2012

Kegagalan bagi saya adalah...


Kegagalan mungkin adalah sebuah kata yang ditakuti oleh kebanyakan orang yang hidup di muka bumi ini. tidak ada seorang individu pun yang menginginkan dirinya gagal, dan terbesit keingingan untuk sekedar tahu bagaimana rasanya gagal. Namun, pada kenyataannya setiap manusia pasti pernah merasakan sebuah kegagalan dan juga  tidak ada seseorang pun yang akan sukses tanpa pernah mencicipi apa itu kegagalan.

Banyak tokoh-tokoh sukses di dunia yang berulang kali mengalami kegagalan dalam hidupnya dan mereka hampir berputus asa atas satu per satu kegagalan yang mereka alami. Namun ternyata mereka bisa bangkit kembali dari kegagalan-kegagalan tersebut dan berhasil menjadikan diri mereka sebagai orang-orang yang sukses.

Sebagai contoh:

Albert Einstein

            Einstein memiliki kelainan pada saat ia masih bayi, yaitu bentuk kepalanya yang tidak biasanya dan ia juga menderita cacat mental karena ia lambat belajar berbicara. Einstein juga dikatakan bodoh karena pernah tidak lulus SMP. Namun ia berhasil membuktikan bahwa ia berhasil bangkit dari kegagalan, yaitu Einstein berhasil menjadi ilmuwan yang dianggap sebagai orang paling jenius di abad ke- 20. Selain itu einstein juga berhasil mendapat penghargaan nobel fisika pada tahun 1921.

“Jika seseorang merasa bahwa mereka tidak pernah melakukan kesalahan selama hidupnya, maka sebenarnya mereka tidak pernah mencoba hal-hal baru dalam hidupnya. ”


--Albert Einstein--

Thomas Alva Edison

            Tomas Alva Edison pada umur 7 tahun mengalami demam tinggi dan membuatnya sukar mendengar. Pada saat sekolah Edison sering mengjukan pertanyaan-pertanyaan aneh kepada gurunya seperti : Mengapa kereta bisa bergerak? Mengapa bisa terjadi hujan?.. Dan karena hal ini gurunya menjadi marah besar dan mengecap Edison sebagai anak idiot dan ia tidak pantas untuk sekolah.

            Bapak penemu bola lampu ini juga pernah mengalami 6.600 eksperimen, bahkan ada yang menyebut hingga 10.000 eksperimen sebelum akhirnya ia berhasil menemukan bola lampu yang kemanfaatannya bisa digunakan oleh seluruh umat manusia hingga saat ini. Edison juga hampir mengalami keputus-asaan pada saat laboratorium yang telah ia bangun dengan hasil jerih payahnya musnah terbakar. Namun Edison tidak pernah menyerah dan selalu optimistis. ia berhasil bangkit dari keterpurukan ini dan mendirikan laboratorium baru untuk kembali membuat alat-alat baru.

“Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan."


 --Thomas Alva Edison--


Abraham Lincoln

Abraham Lincoln pernah mengalami serangkaian kegagalan sehingga ia menjadi depresi berat hingga masuk ke rumah sakit jiwa. Namun ia berhasil menjadi presiden Amerika Serikat ke 16 dan ia berhasil menjadi presiden amerika yang paling dikenang dan dicintai oleh warganya.  

Tulisan diatas merupakan sedikit acuan dan dorongan bagi saya, dan tulisan di bawah ini adalah sedikit pengalaman pribadi yang saya alami 

Saya pernah mengalami kegagalan yang dampaknya masih terasa hingga saat ini. Yaitu ketika saya gagal pada saat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) pada tahun 2011. Dengan berbekal rasa percaya diri dan optimisme yang tinggi saya putuskan untuk memilih ke Teknik Metalurgi Universitas Indonesia. Pilihan ini bukan tanpa alasan, karena menurut saya Teknik Metalurgi adalah sebuah bidang yang memiliki prospek bagus dan menjanjikan, alasan lain adalah karena salah satu alumni SMA saya yang pernah menamatkan S1 nya di Teknik Metalurgi UI berhasil mendapat beasiswa S2 ke Korea Selatan.  Jadi hal ini menjadi dorongan tersendiri bagi saya agar bisa menyamai rekam jejak dari alumni saya tersebut.. (Insya Allah). Nah alasan saya memilih Universitas Indonesia adalah karena UI merupakan universitas yang mencetak alumni-alumni yang berhasil dan menjadi tokoh-tokoh besar di Indonesia, serta karena di UI banyak terdapat orang-orang hebat. Segala daya dan upaya saya kerahkan untuk bisa mewujudkan impian ini. diantaranya dengan belajar lebih giat dan berusaha lebih keras, yang biasanya saya tidur jam 21.00 sekarang menjadi jam 24.00 ..hehehe.. itu semua saya lakukan sebagai bekal untuk menghadapi ujian SNMPTN dan berharap usaha saya ini akan berhasil.. Amiin..

Dan akhirnya ujian SNMPTN 2011 pun tiba. Ujian SNMPTN dilaksanakan selama 2 hari, hari petama Tes potensi akademik dan kemampuan dasar, dan hari keduanya adalah tes kemampuan IPA. Sebelum berangkat ke lokasi ujian saya berdoa kepada Allah swt yang bunyinya seperti ini : “Ya Allah mudahkanlah hamba, lancarkanlah hamba, berikanlah hamba jalan  agar pada saat mengerjakan soal-soal ujian hamba tidak menemui kendala. Apabila soalnya sulit tolong dipermudah dan apabila soalnya mudah tolong jangan dipersulit. Dan semoga hamba bisa lolos dan diterima di Teknik Metalurgi Universitas Indonesia”.. Amiin..

Dua hari yang sangat mendebarkan pun berhasil saya lalui. Sambil menunggu hari pengumuman saya terus-menerus berdoa, berdoa dan teruuussss berdoa dan berharap semoga saya dapat yang terbaik yakni diterima di Teknik Metalurgi Universitas Indonesia. Dan dengan begitu, maka saya bisa membuat orang tua bahagia (terutama ibu saya, Thanks Mom.. jasamu tak akan pernah dapat saya balas).

Dan hari pengumuman pun tiba, hari dimana semua masa depan saya dipertaruhkan. Saya membuka website SNMPTN dengan penuh rasa cemas dan rasa penasaran yang terus menghantui. Dan............... ‘Astaghfirullah hal adzim’ di website tersebut terpampang tulisan “Maaf Anda Gagal dalam Seleksi ini”, seketika saya langsung tersungkur lemas dan merasakan Dunia tidak sedang berputar serta jarum jam berhenti untuk sejenak. Saat itu saya merasa sangat terpukul, layaknya pukuran keras yang menghantam wajah.. untuk tersenyum sangat sulit apalagi untuk memaksakan tawa. Yang ada dalam benak saya adalah : “Apakah aku telah gagal dalam menjalani hidup ini? Apakah aku telah mengecewakan banyak pihak (termasuk orang tua, kakak ,teman-teman dan guru-guru)? Mengapa ini bisa terjadi padaku? Mengapa? Mengapa dan Mengapa?.. Semuanya aku mohon maaf atas kegagalan ini”..

Selama beberapa bulan saya berada dalam keputus-asaan tingkat tinggi. dan terus dihantui oleh perasaan itu, perasaan yang membuat makan menjadi tidak enak, tidur pun tidak nyenyak hingga berdiri tegak untuk tersenyum sangatlah sulit dilakukan. Walaupun demikian saya harus tetap menjalani hidup “Life Must Go On”. Biarkan kegagalan ini ada dalam diri saya, dan saya akan jadikan kegagalan ini sebagai dorongan dan pelajaran untuk hari esok yang lebih baik lagi. Masih banyak jalan terbentang di depan yang harus saya tempuh. Semoga ini adalah kehendak terbaik dari Allah swt untuk saya.. Amiin..

“Suatu Kehidupan yang penuh kegagalan tak hanya lebih berharga, namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun"


  --Alexander Graham Bell--

   
Sekian ...         


1 komentar: