Cahaya sore matahari terlelap...
Suara surau berkumandang...
Isak tangis berceceran di jalan...
Ketidakpastian aral melintang...
Terpaku, merenung mencari arah...
Tanpa pernah aku bertanya...
Pilu kemarin sore menyentakku...
Membuai terbawa ke renung duka...
Sesal... Kesal...
Aku memikul amarah tak berujung...
Lirih... Pedih...
Hanya kosong tersisa....
Bagai orang terbuang, jauh dari...
Kerumunan dan terlelap dalam...
Khayalan...
Dimana aku berada, cahaya seperti barang langka...
Hingga aku berpijak...
Di dalam ruang kosong...
Yang siap menghujam separuh usiaku...
Sabtu, 21 Januari 2012
Senin, 16 Januari 2012
Untuk Bermanfaat
Berjalanlah di atas Bumi..
Dan lihatlah di sekelilingmu..
Tanyakan..
Mengapa aku, juga kalian..
Belum mampu mensyukuri setiap detik pemberianNya..
Tataplah Langit,Bintang dan Matahari..
Dan ingatlah pada yang menciptakanmu..
Renungkan..
Apakah aku, juga kalian..
Telah berterima kasih untuk sumbangsihNya..
Aku tak pernah tahu, Apa yang telah ku lakukan..
Setiap perkataanku pun, pernah menyakiti setiap insan..
Juga tindakan tak bertanggung jawab terhadap lingkungan..
Hingga..
Setiap malam ku renungkan, bersama doa yang ku panjatkan..
“Layakkah aku masih diberi kesempatan??”..
Sebagian besar dari kalian berpikir untuk mengubah dunia..
Namun,hanya sebagian kecil yang mau memperbaiki diri kalian
masing-masing..
Kini pun dapat ku
pahami..
Tugas awal kita hanyalah satu..
Menjadi manusia pembelajar, yang mau memanusiawikan
dirinya..
Juga menjadi sosok yang bermanfaat, untuk dirimu maupun sesamamu..
Sabtu, 07 Januari 2012
Pembelajar,Pemimpin, dan Guru
Secara embrional, konsep manusia sebagai pembelajar muncul ketika
secara khusus mereka mencari jawaban terhadap pertanyaan “Siapakah Pemimpin
itu?” Dalam proses mencari jawaban terhadap pertanyaan itu maka mereka akan
menemukan bahwa studi-studi pakar kepemimpinan dalam dua-dekade terakhir telah
sampai pada kesimpulan sementara bahwa semmua orang adalah pemimpin.Akan tetapi
yang dimaksud adalah tenyata menunjuk pada “Potensi” (Human Being) dan belum
“aktualisasi” (Being Human).Karena itu potensi kepemimpinan dalam diri manusia
itu harus diaktualisasikan keluar,direalisasikan,dinyatakan, dijadikan faktual.
Lalu, muncul pertanyaan “Proses Aktualisasi” itu namanya apa?
Jawabnya sederhana: belajar tentang (mengetahui diri), belajar menjadi
(merenungkan diri), dan belajar (Praktik). Kalau begitu bukankah tugas pertama
manusia adalah menjadi pembelajar (becoming a learner, learning individual)?
Dan, bukankah dengan proses pembelajaran itu ia dapat mengaktualisasikan
dirinya, sehingga menjadi apa yang disebut “Pemimpin” (becoming a leader, yang
menciptakan learning organization)? Dengan demikian, bukankah menjadi pemimpin
dapat dikatakan sebagai panggilan tugas kemanusiaan?
Lalu, ketika seseorang disebut-sebut sebagai “Pemimpin besar” (A
Great Leader), tidakkah itu dapat dinamakan sebagai guru (Becoming a teacher,
yang menciptakan Learning Society)? Bukankah para pendiri agama-agama besar di
dunia ini tidak saja disebut atau menyebut diri mereka sebagai “Pemimpin”,
tetapi juga “Guru”?
Begitulah proses pencarian jawaban dari pertanyaan “Siapakah
Pemimpin itu?”, setidaknya untuk sementara waktu, bermuara pada tri tugas,
tanggung jawab dan panggilan universal untuk semua orang (manusia), yakni:
pertama, menjadi seorang pembelajar (Becoming a Learner); kedua, menjadi
seorang pemimpin (Becoming a Leader); dan ketiga, menjadi seorang guru
(Becoming a Teacher).
Sumber: Buku berjudul "Menjadi Manusia Pembelajar" karya Andrias Harefa
Langganan:
Postingan (Atom)